* Penjelasan Kumpulan Meta Tag Blogger SEO Friendly --------------------------------------------------------------------------------- ~ Tujuanya agar Search Engine ( Google, Bing search dsb ) mengakses seluruh blog antum. --------------------------------------------------------------------------------- Info Bogor: Berita ~ Ini adalah meta tag deskripsi dan keywords otomatis, mengapa ana memakai meta tag deskripsi dan keywords otomatis bukan yang manual? Jawabnya adalah berdasarkan pengamatan ana pada kontes-kontes SEO, nampaknya pada saat ini Google lebih suka Web atau blog yang tidak terlalu over SEO friendly, karna dengan meta tag deskripsi dan keywords manual, blog kita akan terlalu SEO hingga Google kurang menyukainya ( Wallahu'alam ). --------------------------------------------------------------------------------- Verifikasi Google, untuk mendapatkan meta tag tersebut klik disini! Verifikasi yousaytoo, agar antum mendapatkan backlink dari yousaytoo, untuk mendapatkan meta tag tersebut klik disini! Verifikasi Bing search, untuk mendapatkan meta tag tersebut daftar disini! Verifikasi Bing search, agar mendapatkan backlink dari alexa, untuk mendapatkan meta tag tersebut daftar disini! --------------------------------------------------------------------------------- ~ Meta tag ini memudahkan search engine dalam mengakses informasi tentang blog antum. ---------------------------------------------------------------------------------

Pages

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Thursday, 13 December 2012

Perjalanan KRL Kembali Normal

BOGOR– Jika tak ada aral, hari ini, jalur kereta Bogor-Jakarta bakal kembali normal. Kabar ini diembuskan PT Kereta Api Indonesia (KAI) setelah jalur II (Jakarta-Bogor) yang sebelumnya longsor di KM 45+500, Kampung Babakansirna, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, dinyatakan aman dilalui kereta rel listrik (KRL). Itu ditambah tiang listrik aliran atas (LAA) yang sempat terputus, kini telah tersambung kembali.

Hingga pukul 22:00, PT KAI menguji coba jalur II dengan cara melintaskan gerbong KRL tanpa penumpang. Saat dilalui KRL tanpa penumpang, tidak terlihat pergeseran sambungan rel di sepanjang jalur II.


Petugas yang bersiaga di dekat perlintasan, ikut mengawasi betul setiap komponen di lokasi bencana itu. Dengan hasil itu, PT KAI memberikan jaminan bahwa sore ini pengoperasian jalur II akan berjalan normal. Atau akan kembali melayani sedikitnya sebanyak 93 perjalanan.


Kepala Humas Daops I Jakarta PT KAI, Mateta Rizalulhaq mengungkapkan, sebelum dilintasi KRL tanpa penumpang, ketahanan jalur II juga sempat diuji dengna melintaskan Kereta Pemadat (TG) berbobot 40 ton. “Sebelum dinyatakan jalur II bisa dikembali dilintasi kereta penumpang, rel yang sudah tersambung ini sudah dilakukan beberapa kali uji coba menggunakan TG.


Itu agar dapat mengukur kekuatan rel dan lokasi bekas longsor tersebut. Kali ini kami uji coba gunakan KRL dengan 8 gerbong,” terangnya kepada Radar Bogor, kemarin.


Mateta menjelaskan, agar perlintasan KRL bertambah kuat, PT KAI tetap melakukan pekerjaan di jalur II sepanjang 100 meter lokasi longsor dengan memadatkan ratusan kilogram batu koral.


“Di lokasi longsor pun, dua kendaraan berat (beco) masih melakukan pengerjaan untuk memperkuat dasar tebingan longsor, dengan harapan bisa lebih kuat lagi,” jelasnya.


Namun, ungkap Mateta, kendati jalur II yang kini sudah tersambung dan dilakukan uji coba menggunakan KRL commuter line, pihaknya masih menunggu apakah sudah bisa dilalui dengan normal atau perlu evaluasi lagi. “Jika penilaiannya baik, maka besok sore (hari ini, red), jalur II kembali normal,” imbuhnya.


Meski begitu, sambung Mateta, PT KAI tetap berjaga-jaga dengan meminta masinis KRL untuk tetap menurunkan kecepatan jika melintasi KM45. Sebab, pihaknya tidak ingin mengambil risiko dengan mengorbankan keamanan penumpang. “Setelah melakukan uji coba ini kita juga harus mempertimbangan beberapa aspek lainnya. Karena kami tidak mau mengambil risiko soal keselamatan penumpang,” kilahnya.


Agar bisa dilintasi, Mateta mengatakan, pihaknya masih harus memastikan posisi track rel sebelum dipasang listrik aliran atas (LAA). Hal itu dilakukan agar posisi tiang LAA tidak berubah lagi.


“Posisi track harus dipatenkan, dan LAA mengikuti track. Setelah semua komponen terpasang, baru dilakukan uji coba menggunakan commuter line,” katanya.


Kondisi KM 45 Cilebut


Ketahanan Talut            90 persen

Listrik Aliran Atas          80 persen
Kontur Tanah                 80 persen
Sambungan Rel           90 persen

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/perjalanan-krl-kembali-normal.html

Pedagang Kebonkembang Siap Direlokasi

BOGOR-Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Kebonkembang bersama sejumlah unsur perwakilan pedagang kios dan kios nonlos atau pedagang binaan PD Pasar Pakuan Jaya, melakukan audiensi dengan Komisi B DPRD Kota Bogor, Selasa (11/12).

Kedatangan mereka itu untuk menyatakan sikap terkait rencana revitalisasi Blok A, B, dan E yang dilakukan PD Pasar Pakuan Jaya, dengan pelaksana proyek PT Javana Artha Perkasa.


Pihak Koppas yang dipimpin langsung Ketua Syahrizal dan Sekretaris Bibin, diterima Wakil Ketua Komisi B Yasir A Liputo dan anggota Najamuddin. Keduanya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.


Koppas dan perwakilan pedagang itu, seperti dalam rilisnya menyam­paikan sedikitnya lima poin. Yang pertama bahwa Koppas sebagai lembaga milik pedagang yang berbadan hukum beserta perwakilan pedagang menyatakan dukungannya perihal rencana revitalisasi Pasar Kebon Kembang.


Kemudian, memberikan kepastian dengan segera mengenai kartu izin tempat berdagang (KIPTB) atau kartu kuning, yang saat ini masih proses di PD Pasar Pakuan Jaya.


“Pedagang meminta pihak PD Pasar Pakuan agar renovasi ini dapat mengakomodir seluruh pedagang lama Pasar Kebonkem­bang. Baik pedagang kios maupun pedagang binaan, yang selama ini berjualan di Pasar Kebonkembang,” terangnya.


Pedagang pun meminta agar PD Pasar Pakuan Jaya segera mengumum­kan secara resmi kepastian harga kios atau los hasil revitalisasi di lantai basement, dasar dan lantai satu di Blok A, B, dan E.


Sejumlah pedagang yang mengikuti audiensi pun meminta supaya pihak terkait yang berwenang dalam proses revitalisasi ketiga blok itu segera mengumumkan kepastian mengenai beberapa hal.


Di antaranya jadwal pengundian tempat penampungan sementara (TPS), relokasi pedagang ke TPS, pengundian kios atau los hasil revitalisasi, dan mempertanyakan kepastian waktu yang diperlukan dalam proses pembangunan atau revitalisasi Pasar Kebonkembang.


Intinya, dalam forum tersebut, Koppas dan pedagang di ketiga blok itu menyetujui dan mendukung revitalisasi pasar itu. Apalagi dengan melihat kondisi kios atau los saat ini yang sudah tidak layak.


“Kami dari Koppas dan perwakilan pedagang yang hadir pada kesempatan ini mendukung rencana revitalisasi Pasar Kebonkembang,” katanya.


Tetapi, lanjut Syahrizal, pihaknya meminta agar kelak lebih diperhatikan akses menuju ke pasar dan areal parkir yang lebih stategis lagi, tidak seperti sekarang ini yang terkesan semrawut.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Yasir A Liputo menanggapi aspirasi mereka dengan sebaik-baiknya. “Kami tak bisa berkomentar mengenai harga kios atau los di sana, karena itu merupakan kewenangan PD Pasar dan pihak pengembang,” ujarnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/pedagang-kebonkembang-siap-direlokasi.html

Ahli di Sidang Angie: Ada Kejanggalan Penerapan Pasal UU Tipikor

Jakarta - Ahli hukum pidana Dian Andriawan berpendapat ada kejanggalan dalam penerapan pasal di UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dian mengkritisi dua pasal yakni Pasal 5 ayat 2 dan Pasal 12 huruf a.

"Dilihat dari ancaman pidana, substansinya sama mengatur penyuapan pasif hanya ditujukan kepada penerima suap. Tapi dalam pasal tersebut yang membedakan ancaman pidana," kata Dian saat dihadirkan sebagai ahli dalam persidangan lanjutan dengan terdakwa Angelina Sondakh di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Dia menjelaskan, pada pasal 5 ayat (2) disebutkan pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a atau huruf b dipidana dengan pidana yang sama dengan ayat (1) yakni, paling lama lima tahun penjara.

Sedangkan Pasal 12 huruf a disebutkan bahwa pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima pemberian atau janji, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya.

"Pasal 5 ayat 2 adalah delik sengaja sedangkan di Pasal 12 a diatur delik sengaja dan delik kulpa (kelalaian)," terangnya.

“Anehnya, delik kulpa itu lebih berat ancamannya. Jelas ada suatu kerancuan terhadap pengaturan rumusan delik tertentu,” ujar dosen di Fakultas Hukum Trisakti ini.

Sebetulnya tim penasihat hukum Angie juga meminta majelis hakim mengizinkan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Andi Hamzah juga dihadirkan sebagai ahli. Namun, permintaan ini ditolak hakim karena penasihat hukum baru mengajukan permohonan setelah Dian memberi pendapatnya.

Penuntut umum menolak tambahan ahli karena Andi sudah berada di ruang sidang. "Substansinya juga sama dengan ahli tadi," sebutnya. "Majelis hakim tidak bisa menerima," kata hakim ketua Sudjatmiko menegaskan.

Sependapat dengan Dian, Andi beranggapan ada kerancuan dalam UU Pemberantasan Tipikor. "Pasal 5 ayat 2 hukuman 5 tahun, pasal 12 a seumur hidup. Jauh bedanya, tapi tindak pidana sama. Ini menimbulkan ketidakadilan," katanya saat memberi keterangan bersama pengacara Angie usai persidangan.

Andi menilai perkara Angie harusnya dikenakan Pasal 11 bukan Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 12 huruf a. Menurut dia, pemberian hadiah atau janji kepada Angie tidak membuat dia berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya sebagai anggota DPR yang bertentangan dengan kewajibannya.

"Bukan dia (Angie) yang menentukan (alokasi anggaran proyek Kemenpora dan Kemendiknas, red) karena bukan ketua Banggar. Tapi harus dibuktikan dulu dia menerima (hadiah/janji) atau tidak," tutur Andi.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/ahli-di-sidang-angie-ada-kejanggalan.html

Pasang Spanduk Raksasa Antikorupsi, Bentuk Satuan Kepatuhan Internal


Semangat antikorupsi yang digalakkan sejak awal reformasi, membuat berbagai kantor instansi pemerintah menyatakan perang kepada korupsi. Salah satunya dengan mengubah wajah pelayanan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Bogor. Seperti apa?


Suasana pelayanan di kantor Bea dan Cukai Bogor tidak ubahnya seperti kantor instansi pemerintah lainnya. Namun yang membedakan terpasang spanduk berukuran raksasa yang menutupi satu bagian gedung.

Terdapat pesan-pesan singkat namun sarat makna yang berbunyi ‘Berani Jujur Hebat’ itu, merupakan bagian dari kampanye perang terhadap korupsi yang digaungkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini diikuti pula oleh Bea dan Cukai Bogor.

Hal itu menarik perhatian warga yang melintas gedung di Jalan Raya Pajajaran Pulo Armin, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Ukurannya yang besar, memang membuat mata selalu berpaling ke arah bangunan kantor Bea dan Cukai Bogor.

“Spanduk raksasa sengaja kami pasang di depan kantor, untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Bea dan Cukai Bogor menyatakan perang kepada korupsi,” kata Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Bogor, Bambang Wahyudin.

Untuk mengurangi praktik korupsi di lingkungan kerja, Bea dan Cukai Bogor memanfaatkan penggunaan teknologi informasi untuk mengkroscek percepatan pelayanan. Seperti penggunaan layanan pesan pendek untuk menginformasikan kepada masyarakat seperti penyelesaian perizinan.

Selain itu, kata Bambang, di dalam mewujudkan  sasaran lainnya Bea dan Cukai Bogor menerapkan pelayanan cepat, efisien, responsif dan transparan sesuai prinsip pemerintahan yang baik. “Pelayanan satu atap dilakukan untuk meminimalisir praktik korupsi,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja Bea dan Cukai Bogor meliputi 29 persen dari wilayah Provinsi Jawa Barat, meliputi Bogor, Sukabumi, Cianjur dan Depok. Hal ini dimungkinkan terjadinya praktik percaloan bagi perusahaan yang menjalin kemitraan dengan asing.

Untuk mencegah hal itu, Bea dan Cukai Bogor membentuk satuan tugas yang diberi nama Kepatuhan Internal (KI). Yang tugasnya mengawasi setiap karakter dan etika pegawai agar tetap bersih, profesional dan transparan dalam menjalankan pekerjaannya.

Lembaga ini mirip dengan provost dalam tubuh Polri yang memiliki kewenangan menindak tegas bila ditemukan pelanggaran berat. Nantinya, akan dilaporkan kepada pimpinan pusat untuk mengambil langkah apa yang akan diberikan.

“Kami ingin menunjukkan jika kantor Bea dan Cukai Bogor telah berubah ke arah lebih bak, transparan dan profesional dalam melayani masyarakat,” tutupnya.
URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/pasang-spanduk-raksasa-antikorupsi.html

Armada Baru Bus Transjakarta

Armada baru bus Transjakarta
Badan Layanan Umum Transjakarta menambah armada baru 23 bus untuk melayani rute Blok M-Kota. Rencananya bus gandeng built up asal China itu mulai dioperasikan pertengahan bulan ini.

Kepala BLU TransJakarta Muhammad Akbar mengatakan bus-bus baru tersebut sudah ada di pool bus Damri di Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Sekarang dalam proses surat menyurat STNK, buku KIR," kata Akbar.

Menurut dia, penambahan armada baru akan dilakukan hingga jumlahnya mencapai 66 unit. "Sisanya l43 rencananya Januari 2013," ucap dia.

Ia mengungkapkan bahwa BLU memilih membeli bus gandeng karena daya angkutnya lebih besar, hampir dua kali lipat dari bus biasa.
"Kalau single kan 85. Bus gandeng ini 160, mengingat demand cukup besar," ujarnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/armada-baru-bus-transjakarta.html

Tuesday, 11 December 2012

Rieke Bangga dengan Kemeja Kotak-kotak & Sepatu Kets

detail berita
BANDUNG- Rieke Diah Pitaloka yang berpasangan dengan Teten Masduki (Paten) di Pilgub Jabar 2013 mengklaim sebagai pasangan paling muda dengan selogan “Jabar Baru dan Bersih”.

Ini ditunjukkan dengan fesyen yang menjadi khas mereka, yakni kemeja kotak-kotak khas Joko Widodo (Jokowi), celana jeans, dan sepatu kets.

Terlepas dari kritikan terhadap pasangan Rieke-Teten (Paten) karena dianggap “mencontek” kemeja kotak-kotak, lewat setelan itu Paten ingin menunjukkan sepasang calon pemimpin muda yang enerjik dan dinamis.

“Kenapa pakai baju ini (kemeja kotak-kotak dan celana jeans) Supaya bisa sambil lulumpatan (lari),” jelas Rieke kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Dia tidak menampik jika setelan yang biasa dikenakannya itu membuatnya lincah saat membangun komunikasi dengan warga Jabar. “Iya karena sambil ngomong gini (diskusi), pakai sendal atau sepatu kets,” katanya.

Setelan tersebut juga sebagai simbol bahwa pemimpin harus siap di lapangan, bukan hanya duduk di belakang meja, menunggu laporan atau hanya memberikan tanda tangan.

“Kita tak bisa terjebak pada hal normatif seperti itu. Jokowi saja hanya 5 menit di kantornya sisanya di lapangan. Saya di DPR (Komisi IX) juga sudah memakai pola itu,” tuturnya.

Lulusan Pascararjana Filsafat Universitas Indonesia (UI) itu menuturkan, kerja politik merupakan profesi yang berbeda dengan profesi lainnya. Dalam filsafat, kerja politik ada pada hirarki tertinggi. “Pemimpin ini tidak boleh terjebak pada sesuatu yang normatif-lah,” tuturnya.

Rieke juga tidak keberatan jika Paten disebut-sebut mengkloning ide Jokowi, khususnya soal kemeja kotak-kotak. Menurutnya, kotak-kotak yang dipakai pasangan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta, sebagai simbol perubahan yang akan menyebar ke Jabar dan daerah lainnya di Indonesia.

“Hatur nuhun, emang dia itu model (mentor) saya,” ujarnya, santai. Kenapa Rieke berterima kasih meski disebut mengkloning? Menurutnya, gaya kepemimpinan Jokowi layak ditiru siapa pun. Dia adalah sosok idealis yang bisa mengimplementasikan konsepnya di lapangan.

Padahal, selama ini banyak yang berpikir tidak mungkin konsep idealis bisa diimplementasikan. Bagi ibu tiga anak itu, Jokowi-Ahok adalah mentor sekaligus temannya berdiskusi hingga berdebat segala hal.

“Jokowi dan Basuki itu mentor saya,” tegas perempuan kelahiran Garut 37 tahun lalu.

Konsep yang akan diimplementasikan di Jabar tertuang dalam tagline kampanyenya yakni Jabar Baru dan Bersih. Politisi yang pernah memerankan Oneng dalam sinetron komedi itu mengatakan, pemerintah atau birokrasi ibarat satu tubuh, di mana rakyat adalah jiwanya. Jika tubuhnya bersih dan sehat maka jiwanya akan kuat.

“Jabar baru dan bersih itu artinya di dalam pemerintahan yang bersih dan sehat terdapat rakyat yang kuat,” terangnya.

Maka untuk mengimplementasikan Jabar Baru dan Bersih, PDIP mengusung Paten di Pilgub Jabar 2013. Rieke berjanji akan menjadi dwitunggal dengan Teten Masduki yang menurutnya jago dalam mereformasi birokrasi.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/rieke-bangga-dengan-kemeja-kotak-kotak.html

Dede Yusuf Bakal Buka "Kotak Pengaduan" Korupsi

detail beritaJAKARTA- Wakil  Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi mengusulkan pembuatan kotak surat (PO Box) pengaduan, agar masyarakat bisa melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di Jawa Barat.

Pembuatan PO BOX tersebut dimaksudkan untuk menekan dan mencegah meningkatkan korupsi di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot).

"Pemprov Jabar belum punya PO BOX pengaduan masyarakat, ini yang akan kita lakukan untuk mendorong laporan masyarakat tentang tindak pidana korupsi," ujar Dede dalam keterangannya di Jakarta, Senin (10/12).

Lebih lanjut Wakil Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, laporan masyarakat yang dimasukkan ke PO BOX tersebut tidak boleh berupa fitnah surat kaleng, melainkan harus disertai data asli pengirim dan bukti-bukti awal yang kuat. Dengan demikian, laporan dugaan korupsi yang dikirim tersebut dapat dijadikan bahan penyelidikan untuk mengusut dugaan korupsi maupun gratifikasi pejabat negara.

"PO BOX ini bukan ajang surat kaleng atau fitnah, tapi kita mendorong masyarakat mau membuka mata melaporkan pejabat negara yang mencuri uang rakyat," ujar Dede.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/dede-yusuf-bakal-buka-kotak-pengaduan.html

21 Siswa SMP Negeri di Bandung Barat Terpaksa Ujian di Dapur

detail beritaBANDUNG BARAT - Puluhan siswa sekolah menangah pertama di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terpaksa melangsungkan ujian akhir semester (UAS) di dapur. Pasalnya, sekolah mereka tidak memiliki ruang kelas memadai, sedangkan kelas yang selama ini ditumpangi harus berbagi dengan siswa lainnya.

Ada 45 siswa kelas 9 SMPN Satu Atap Lembang Cililin di Kampung Pasirpogor, RT 01/09, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, yang mengikuti UAS. Sebanyak 21 siswa di antaranya harus melangsungkan ujian di dapur bermejakan mesin jahit. Ruangan itu menyatu dengan kamar mandi yang bersebelahan dengan kandang kambing.

Pihak sekolah mengaku tidak bisa berbuat banyak selain memanfaatkan dapur. Atau, mereka tidak bisa ikut ujian. Sedangkan siswa lainnya menumpang di ruang kelas Madrasah Al Barokah.

Selama ini, Madrasah Al Barokah dijadikan lokasi belajar bagi siswa kelas 7 dan 8. Namun karena jumlah ruang terbatas, mereka harus dibagi dalam dua gelombang, yakni pagi dan siang. Sementara siswa kelas 9 belajar di luar ruangan karena tidak memiliki ruang kelas.

"Belajar di madrasah tuh desak-desakan. Sedangkan kalau ujian kan minimal satu meja satu siswa, karena enggak punya ruangan lain kami memanfaatkan dapur. Bahkan meja mesin juga kami gunakan sebagai meja tulis," tutur Reni Nuryani, salah satu guru SMPN Satu Atap.

Dia melanjutkan, sekolahnya berdiri sejak 2010 dengan jumlah siswa mencapai 198 orang. Di antaranya kelas 7 sebanyak 78 siswa, kelas 8 (75), dan kelas 9 (45). Sekolah ini satu-satunya pilihan warga karena tidak adanya sekolah lain.

Menyiasati agar proses belajar tetap berlanjut, pihak sekolah terpaksa mengajak siswanya berpindah-pindah. Selain menumpang di madrasah, sekolah juga pernah mengajak siswa kelas 9 belajar di sekolah dasar. Terakhir, di dapur yang bersebelahan dengan kandang kambing.

"Kami khawatir secara psikologis siswa kelas 9 ini merasa minder manakala melanjutkan ke SMA karena ada yang sama sekali belum pernah merasakan belajar di kelas," ucapnya.

Ditemui terpisah, Kasi Sarana Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga KBB, Muhamad Safak, mengatakan, alokasi anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMPN Satu Atap Lembang Cililin belum teranggarkan di tahun ini.
Anggaran yang ada dari APBD perubahan 2012 hanya untuk pematangan lahan hibah 800 meter persegi dari masyarakat untuk sekolah senilai Rp30 juta.

"Tahun depan pun RKB untuk sekolah ini dianggarkan dari program block grant dua lokal dengan anggaran sekira Rp200 juta," terangnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/21-siswa-smp-negeri-di-bandung-barat.html

Tolak Sirkus, Aktivis Rantai Replika Lumba-Lumba

Aktivis memrotes berlangsungnya sirkus lumba-lumba (foto: Prabowo/Okezone) YOGYAKARTA - Aktivis dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) bersama Animal Freinds Jogja (AFJ), berunjuk rasa menolak pertunjukan sirkus lumba-lumba yang berlangsung di Yogyakarta. Mereka menilai, sirkus merupakan bentuk eksploitasi terhadap hewan mamalia itu.

Dua ekor replika lumba-lumba terlihat apik di samping pintu masuk Kompleks Kepatihan, Jalan Malioboro Yogyakarta. Tetapi, salah satunya dirantai dan tidak bisa bebas. Terantainya satu replika merupakan bentuk sindiran kepada Pemerintah Daerah, khususnya Yogyakarta yang memberikan izin berlangsungnya sirkus lumba-lumba.

"Kami mendesak pemerintah jangan lagi memberikan izin sirkus lumba-lumba. Hanya Indonesia satu-satunya negara yang masih membiarkan pentas sirkus lumba-lumba berlangsung," kata Ketua JAAN, Pramudya Harzani, kepada Okezone, Senin (10/12/2012).

Selain memasang dua replika, mereka juga membentangkan berbagai spanduk serta membawa poster yang isinya menolak eksploitasi hewan tersebut. Mereka turut memutar video yang menggambarkan kekejaman pengelola sirkus dalam melatih hewan air yang bernapas dengan paru-paru itu.

Pramudya melanjutkan, untuk mendesak diberhentikannya sirkus, mereka akan menyerahkan spanduk bertuliskan 'Jogja Istimewa Tanpa Eksploitasi Satwa' kepada Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Sekaligus membagikan selebaran kepada warga sambil mempertontonkan teatrikal.

"Lumba-lumba di alam bebas bisa hidup hingga 50 tahun, tetapi dalam sirkus hanya bertahan hidup lima tahun. Sirkus lumba-lumba merupakan pembodohan bagi masyarakat. Habitat mereka hidup tidak berjoget dangdut dan tidak meloncat dalam lingkaran bola api," timpal Program Manager AFJ, Angelina Pane.

Angelina menyayangkan, dalam bulan ini ada dua pentas lumba lumba di Yogyakarta, yakni di Pasar Malam Sekaten dan Lapangan Denggung Sleman. Mereka dipaksa pentas sehari lima kali dalam waktu 58 hari dan 30 hari.  "Itu jelas bentuk penyiksaan dan sangat memalukan bagi kota pendidikan seperti Yogyakarta. Yogyakarta Istimewa tanpa ekspoitasi lumba-lumba," tegasnya.

Edukasi yang baik, lanjutnya, tidak harus melibatkan langsung satwa-satwa yang diperkenalkan. Praktik itu, dianggapnya sudah kuno, kejam, dan tentunya tidak perlu. "Mengorbankan satwa-satwa liar yang dipakai sebagai media didik untuk dipaksa dan dijerumuskan dalam kehidupan yang sama sekali tidak alamiah," pungkasnya. 

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/tolak-sirkus-aktivis-rantai-replika.html

Perseteruan Perusahaan Jepang & Indonesia Berakhir Damai

SURABAYA - Perseteruan antara Eiko Corporation, sebuah perusahaan Jepang yang berkantor di 1-3-4 Hosoyama, Asao-ku Kawasaki 215-001 dan PT CG Power System, berujung damai. Perusahaan Jepang tersebut akhirnya membatalkan somasi yang telah dikirimkan lantaran ada iktikad baik dari perusahaan.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Eiko Corporation Steven Halim. Pihak Eiko telah membatalkan proses hukum dari somasi yang telah dilayangkan sebelumnya.

"Kedua belah pihak sudah ada titik temu, sehingga somasi yang sempat kita layangkan sudah selesai dengan penyelesaian secara musyawarah (non litigasi)," ujar pengacara yang berkantor  Kawasan Pucang Anom Timur, Surabaya, Senin (10/12/2012).

Ia menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada PT CG Power System Indonesia karena memilik iktikad baik sehingga mau menyeleseikan persoalan tersebut.  Imbas dari jalan damai yang ditempuh oleh kedua belah pihak ini sehingga kerjasama keduanya masiih berlangsung. Ia juga meralat pernyataan sebelumnya, bahwa kontrak kerjasama kedua belah pihak ini dimulai pada Agustus 2012 lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT CG Power System Indonesia yang berkantor di kawasan Industri Menara Permai Kav.10, Raya Narogong KM.23, Bogor disomasi oleh  Eiko Corporation. Somasi yang dilayangkan itu, karena perusahaan yang bergerak di bidang produksi electric transformer ini telah melanggar kesepakatan yang telah ditetapkan.

Surat somasi  dengan nomer: 10/11/SHL/2012 tertanggal 20 November (up. Mr.Hermant Lakhotiya/Presdir PT.CG Power System Indonesia dilayangkan dengan harapan ada itikad baik dari pihak tergugat untuk memenuhi kewajiban bisnisnya,yaitu membayar fee penjualan sebesar USD55,208 kepada pihak Eiko Corporation  yang ditunjuk sebagai  representative oleh PT CG Power System Indonesia untuk memasarkan produknya untuk digunakan oleh sejumlah perusahaan Jepan di Indonesia maupun di beberapa negara lainnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/perseteruan-perusahaan-jepang-indonesia.html

Bentrok Jelang Pilbup, 100 Polisi Dikirim ke Bangkalan

Bentrok polisi dengan pengunjuk rasa (Dok: Sindo TV)
SURABAYA - Sebanyak satu SSK polisi dari Polrestabes Surabaya dikirim ke Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, untuk membantu pengamanan pemilihan bupati (pilbub).

Pagi tadi sempat terjadi bentrokan antara pendukung pasangan calon yang dicoret dari kepesertaan pibup dan polisi. Bentrokan terjadi di depan Kantor KPUD Kabupaten Bangkalan.

Satu SSK atau sekira 100 polisi tersebut diberangkatkan pada Senin (10/12/2012) siang.

Kasubag Humas Polrestbes Surabaya, Kompol Suparti, mengatakan, pengiriman pasukan tersebut untuk memberikan rasa aman pada masyrakat selama proses pemilihan bupati berlangsung.

Seperti diketahui, bentrokan terjadi antara ratusan pendukung pasangan Imam Bukhori-Zainal Alim dan ratusan polisi yang menjaga kantor KPUD.

Saat itu, KPUD Bangkalan akan mengirim logistik ke berbagai lokasi, namun massa pendukung Imam-Zainal menghadangnya. Mereka mendesak KPUD menunda pilbup.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/bentrok-jelang-pilbup-100-polisi.html

Tiga Rumah di Malang Ambruk Dihantam Banjir

IlustrasiMALANG - Sebanyak tiga unit rumah warga di Kelurahan Pandanwangi, Blimbing, Malang, pagi tadi ambruk karena tergerus banjir yang terjadi pada Minggu malam setelah hujan deras mengguyur. Derasnya arus Sungai Bango yang meluap membuat bangunan yang berada di pinggir sungai itu tak mampu bertahan.

Salah satu pemilik rumah, Yusuf Santo Mulyono (69) mengungkapkan, kios miliknya ambrol akibat sejumlah pohon bambu yang berada di sebelah barat kios roboh terkena derasnya aliran sungai. "Bambu itu terbawa arus sungai dan menabrak kios serta jembatan yang posisinya berhimpitan," kata Yusuf, Senin (10/12/2012).

Kabid Linmas dan Bencana Bakesbangpol Linmas Kota Malang, Widodo mengatakan, akibat hujan deras yang terjadi kemarin sore hingga malam mengakibatkan sebuah jembatan dan bangunan rumah milik warga ambruk.

Pihaknya mengimbau pada warga Malang agar waspada saat musim penghujan ini. Sebab bangunan di sekitar aliran sungai rawan ambrol ketika banjir. Mengingat Kota Malang dilintasi empat sungai besar dan puluhan anak sungai.

Sementara itu, hingga siang ini beberapa warga dan petugas linmas serta personel lainnya turut membantu warga mengevakuasi barang-barang ke rumah tetangga agar tidak kehujanan.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/tiga-rumah-di-malang-ambruk-dihantam.html

Pohon Tumbang di Bogor, Dua Orang Tewas

BOGOR - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkaan sebuah pohon yang terletak di pinggir jalan Bogor-Sukabumi, Jawa Barat, tumbang dan menimpa dua kendaraan yang sedang melintas. Akibat kejadian ini, dua orang tewas.

Peristiwa ini juga mengakibatkan kemacetan puluhan kilometer. Bahkan, jalur Bogor-Sukabumi sempat lumpuh total gara-gara kejadian ini. Pantauan di lapangan, Senin (10/12/2012), pohon yang tumbang berjenis mahoni dengan diameter sekira satu meter dan tinggi sekira 50 meter. Lokasi pohon tumbang berada di Kampung Teluk Pinang Ciawi, Kabupaten Bogor.

Adapun kendaraan yang tertimpa adalah truk, angkutan umum, serta sebuah rumah. Dua korban tewas adalah sopir dan kernet truk. Yaitu, Nurdin Purnama dan Heri Irawan. Selain korban meninggal dunia, dua orang juga kritis dalam insiden ini. Mereka adalah penumpang angkutan umum.

Petugas saat melakukan evakuasi mengalami kesulitan karena besarnya pohon yang melintas di jalan. Untuk mempercepat evakuasi korban dan memindahkan batang pohon, petugas sampai mengerahkan alat berat. Kedua korban baru berhasil dievakuasi setelah kap truk dibuka paksa menggunakan alat berat.

Di lokasi kejadian, seorang nenek yang merupakan kerabat korban tak kuasa menahan tangis. Wanita itu langsung pingsang setelah melihat kerabatnya tewas. “Pohon tumbang saat hujan deras. Diperkirakan usia pohon juga sudah tua. Galian pipa PLN yang berada di bawah pohon juga membuat kekuatan pohon berkurang,” ujar Fadel, salah seorang saksi mata.
URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/pohon-tumbang-di-bogor-dua-orang-tewas.html

Risnawati Tewas Terpanggang Dirumahnya

ilustrasi
MEDAN – Satu unit rumah di Jalan karya Ujung Gang Keluarga, Dusun VIII, Desa Helvetia Kecamatan Medan Sunggal, habis dilahap si jago merah. Satu orang dipastikan tewas dengan dalam peristiwa tersebut.
 
Korban bernama Risnawati (47), janda beranak empat yang baru sekitar dua bulan ditinggal mati suaminya, ditemukan tewas terpanggang di dapur rumahnya dengan kondisi mengalami luka bakar hingga 100 persen.

Penyebab pasti kebakaran masih simpang siur. Ada yang menduga korban sengaja membakar diri di dalam rumahnya, ada juga yang menyatakan kebakaran tersebut murni kecelakaan. Alasan munculnya kesengajagaan, karena sejak suaminya meninggal dunia, Risnawati terlihat depresi dan sering terlihat murung.

Iwan (32), tetangga Risnawati, mengaku, tidak tahu pasti asal api. Namun bagian dapur merupakan asal muasal api terlihat.

"Kita tidak tahu dari mana apinya. Cuma yang pasti bukan dari tabung gas, karena tidak ada ledakan. Kalau soal sengaja, saya tidak tahu juga. Memang kakak itu sering murung belakangan ini, dia ada penyakitnya enggak sembuh-sembuh, apalagi sejak suaminya meninggal 2 bulan lalu," kata Iwan, Senin (10/12/2012).

Iwan yang saat peristiwa itu tengah menonton televisi, mengetahui, adanya kebakaran setelah mendengar teriakan minta tolong dari rumah Risnawati yang berada tepat disebelah rumahnya. Dia bersama beberapa warga lainnya pun berusaha menyelamatkan korban sembari menyiram api dengan air parit agar tak merambat ke rumah lainnya. Namun karena api cepat membesar, Risnawati pun tak sempat terselematkan.

Pemadam kebakaran sendiri baru tiba dilokasi setelah 15 menit api berkobar. Api yang sudah tak terlalu besar dengan mudah dipadamkan.

Sementara itu, Kanit Reserse dan Kriminal Polsekta Medan Sunggal, Bambang Hutabarat juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan tempat kejadian dan memintai keterangan dari sejumlah saksi yang berapa di lokasi.

"Kita masih lidik, anggota masih melakukan pemeriksaan di TKP sambil menanyai beberapa warga yang menjadi saksi. Kondisi rumah terbakar, dan kita pastikan 1 korban yang merupakan pemilik rumah, tewas dalam kebakaran," terangya.

Meski belum mendapatkan kepastian terkait penyebab kebakaran, jenazah Risnawati langsung disemayamkan di rumah kerabatnya. Keluarga korban mengaku akan segera memakamkan Risnawati dan menolak untuk dilakukannya autopsi.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/risnawati-tewas-terpanggang-dirumahnya.html

Kasus Aceng Bisa Jadi Pelajaran Bagi Perempuan Indonesia

JAKARTA- Kasus Nikah kilat yang dilakukan Bupati Garut, Aceng Fikri dengan Fani Oktora (18) yang hanya berlangsung selama empat hari menuai kecaman dari sejumlah kalangan.

"Saya sangat prihatin dengan kasus perkawinan empat hari ini, Karena pihak perempuanlah yang menjadi korban menderita," kata pemerhati perempuan  Ester RM Mandalawati pesan singkatnya, Minggu (9/12/2012).

Esther menuturkan kasus Fani bisa jadi pelajaran bagi wanita Indonesia, sehingga kiranya tidak tergesa gesa mengambil keputusan menikah, karena faktor keinginan semata. "Wanita Indonesia, menjadi wanita yang menjaga harkat dan martabatnya melalui ajaran ajaran agama yang baik. Matang sebelum menikah akan lebih baik daripada tergesa gesa," ucapnya.

Wajah cantik, kata Esther, sebaiknya juga harus ditunjang dengan kepribadian yang baik serta menjaga kebugaran semua unsur estetika tadi sehingga manjadi perempuan Indonesia idaman suami kelak. “Sebab kekisruhan dalam rumah tangga tidak semata disebabkan sepihak saja. Perempuan harus pertahankan nilai tatakrama yang baik, sehingga perempuan Indonesia akan harum sepanjang masa," tutupnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/kasus-aceng-bisa-jadi-pelajaran-bagi.html

Kemendagri Temukan 667 ribu eKTP Ganda

ilustrasiSOLO – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga November 2012 telah menemukan 667 ribu data eKTP ganda atau memiliki dua kartu penduduk.

Bahkan, dari 190 juta warga wajib eKTP, tercatat sudah ada 173.325.578 orang yang baru melakukan perekaman E KTP.

"Mereka yang kedapatan ganda, pemilik data diminta untuk memilih salah satu. Sebab hanya ada satu E KTP yang berlaku. Kelebihannya dihanguskan," kata anggota Tim Pakar Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Retno Setyowati Gito, kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Senin (10/12/2012).

Retno mengatakan, bahwa untuk sementara ini pemilik data eKTP ganda belum diberi sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku. "Sanksinya berupa denda dan kurungan memang belum dijatuhkan, karena pemberlakuan eKTP masih dalam proses transisi," ujarnya.

"Kami targetkan hingga akhir Desember 2012 ini bisa terselesaikan seluruhnya. Dan hingga akhir tahun 2012 ini warga yang melakukan perekaman eKTP memang tidak dipungut biaya," jelasnya.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/kemendagri-temukan-667-ribu-ektp-ganda.html

Jokowi Dinobatkan sebagai Teladan Demokrasi

DENPASAR - Joko Widodo dinobatkan sebagai Teladan Demokrasi di Indonesia oleh The Soekarno Center. Pria yang akrab disapa Jokowi itu dinilai konsisten mendorong kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan mempertebal kepribadian budaya bangsa.

Presiden The Soekarno Center, Arya Wedakarna Mahendradatta, menyerahkan penghargaan tersebut di Istana Tampaksiring, Gianyar, pada Minggu, 9 Desember 2012 malam.

Wedakarna menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengamatan atas kiprah Jokowi selama setahun terakhir. Hasilnya, mantan Wali Kota Solo itu dianggap sudah mengamalkan ajaran-ajaran mantan Presiden Soekarno.

"Kami memunculkan Jokowi dengan harapan muncul Soekarno-Soekarno muda yang bisa memimpin bangsa ke depan,” jelas Wedakarna, saat ditemui di sela The Conference World Ecological Safety Assembly, di Nusa Dua, Bali, Senin (10/12/2012).

Menurutnya, ketokohan Jokowi telah memberikan efek tidak hanya di Solo, namun juga di Jakarta, bahkan Indonesia.

Lewat kepemimpinannya, lanjut Wedakarna, Solo yang dikenal sebagai Kota Budaya kini bisa lebih berbudaya, demikian juga DKI Jakarta bisa lebih Betawi. Tak hanya itu, Jokowi juga mampu menggairahkan sektor usaha kecil menengah (UKM) dan pedagang kaki lima di Jakarta.

Penghargaan Teladan Demokrasi, kata Wedakarna, bukan acara tahunan yang digelar The Soekarno Center, namun diberikan hanya bila ada tokoh yang dianggap mampu mengamalkan ajaran Soekarno.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/jokowi-dinobatkan-sebagai-teladan.html

Soal Korupsi, Abraham Samad Berselisih Paham dengan SBY

Abraham Samad (Foto: Dede K/okezone)JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, tak sepakat dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pejabat negara yang tak paham penggunaan anggaran harus dilepas dari jeratan hukum.

"Bahwa ada ketidaktahuan, tapi bukan berarti ketidaktahuan itu menghapuskan pertanggungjawaban pidana. Karena dalam teori hukum pidana, ketidaktahuan bukan berarti menghapuskan pertanggungjawaban hukum pidananya," ujar Abraham Samad usai menghadiri Puncak Peringatan Hati Antikorupsi, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12/2012).

Menurut pria asli Makassar ini, seorang pejabat negara dituntut harus cerdas dan paham dalam menggunakan anggaran. Hal itu agar sang pejabat tak salah dalam menggunakan dan mengalokasikan anggaran.

"Oleh karena itu pemimpin dituntut harus cerdas, kalau ada pemimpin mengatakan tidak tahu kalau telah terjadi korupsi, ya tidak usah memimpin," tegasnya.

Sebelumnya, SBY menilai maraknya kasus korupsi salah satunya diakibatkan oleh tidak pahamnya pejabat negara mengenai anggaran negara. Dari ketidakpahaman itu bisa mengakibatkan seorang pejabat negara menjadi pelaku korupsi.

"Ada juga kasus-kasus korupsi terjadi karena ketidakpahaman pejabat yang dilakukan terkategori korupsi," ujar SBY dalam pidatonya di Puncak Peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia di Istana Negara.

Oleh karenanya, sambung SBY, maka negara wajib menyelamatkan mereka-mereka yang tidak punya niat melakukan korupsi, namun salah di dalam mengemban tugasnya. Kadang kala, diperlukan kecepatan dalam pengambilan keputusan untuk mengalokasikan anggaran, untuk kasus yang demikian menurutnya tak perlu dinyatakan bersalah dan masuk dalam kategori tindak pidana korupsi.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/soal-korupsi-abraham-samad-berselisih.html

Jokowi Tak Masuk Survei Capres Alternatif

Jokowi (tiga dari kanan) saat silaturrahmi dengan tokoh masyarakat (foto: Heru/Okezone)JAKARTA - Kader PDIP, Joko Widodo yang belakangan begitu fenomenal karena berhasil menduduki kursi gubernur DKI Jakarta, tak masuk dalam survei capres muda alternatif yang digelar Institute Survei Indonesia (INSIS). Ada lima politikus muda PDIP yang dinilai responden layak maju sebagai capres altenatif.

Mereka yakni Budiman Sudjatmiko, Maruarar Sirait, Pramono Anung
Puan Maharani, Tjahjo Kumolo. Tentu menjadi pertanyaan, kenapa Joko Widodo yang belakangan begitu sangat dikenal tidak masuk dalam bursa capres alternatif.

Peneliti INSIS, Mochtar W Oetomo menjelaskan, survei ini dilakukan untuk melihat peran partai dalam kaderisasi. Tokoh muda yang masuk dalam seleksi survei yakni mereka yang duduk di struktur partai, usia 32 hingga 35 tahun dan memiliki basis massa. Sementara, pria yang akrab disapa Jokowi itu tidak termasuk dalam pengurus DPP PDIP.

"Kita tahu Jokowi bukan dalam struktur di PDIP. Dia tidak dikenal di PDIP, tapi lebih dikenal oleh masyarakat sebagai wali kota Solo dan gubernur Jakarta," kata dia di Hotel Atlet Century, Jakarta, Minggu (9/12/2012).

Menurutnya, proses regenerasi kader di partai politik sangat penting di era demokrasi saat ini. Kata dia, jangan sampai, wajah-wajah lama terus menghiasi bursa capres karena buruknya kaderisasi di partai politik. "Survei ini dilakukan salah satunya karena merespon dan keprihatinan terhadap buruknya kaderisasi," ujarnya.

Dia juga menjelaskan, setiap penelitian ada pembatasan, untuk menentukan siapa saja tokoh yang layak masuk dalam survei. Jika tidak, survei tidak akan fokus dan memunculkan unit analisa yang luas.
"Kalau nama Jokowi masuk, di partai lain ada tokoh di luar struktur yang juga layak masuk," ungkapnya.

Mochtar menjelaskan, survei dilakukan di 33 provinsi dengan jumlah responden sebanyak 1.070 orang dan margin of error kurang lebih tiga persen. Survei dilaksanakan pada 16 November hingga 4 Desember 2012 dengan metode tatap muka langsung dengan panduan kuesioner.

Kata dia, survei ini dilakukan untuk melihat sejauhmana tokoh muda partai politik dikenal dan diminati sebagai calon presiden. "Tokoh muda yang kami survei adalah mereka yang berumur antara 32 hingga 55 tahun," paparnya.

Hasilnya, dari lima politikus muda PDIP, Pramono Anung dinilai reponden paling pupuler dengan perolehan suara 73,73 persen. Di posisi kedua ada Puan Maharani (71,49), Budiman Sudjatmiko (60,56 persen), Tjahjo Kumolo (60,28 persen), dan Maruara Sirait (30,37 persen).

"Pramono tertinggi karena kita tahu kiprahnya selama ini," ungkapnya.

Jika popularitas Pramono unggul atas Puan, tapi tidak soal akseptabilitas atau tingkat kesukaan responden. Sebanyak 51,02 persen responden menyukai Puan. Sementara Pramono ada di urutan kedua (49,53 persen), Tjahjo (43,08 persen), Budiman Sudjatmiko (38,13 persen), Maruara Sirait (19,34 persen).

Soal Elektabiklitas, responden cenderung lebih memilih Pramono sebagai capres muda alternatif atau sebanyak 9,25 persen. Kemudian disusul Puan (8,03 persen), Tjahjo (4,20 persen), Budiman Sudjatmiko (1,11 persen) dan Maruara Sirait (0,65 persen). Sebanyak 4,39 persen responden masih merahasiakan calon yang akan dipilih dan undecided voters 71,68 persen.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/jokowi-tak-masuk-survei-capres.html

Kasus Perselingkuhan dan Korupsi Warnai Reshuffle Kabinet SBY

Presiden SBY (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)JAKARTA - Sejak terpilih menjadi Presiden di Pemilihan Presiden 2004 dan terpilih kembali pada Pilpres 2009, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah berkali-kali merombak susunan menterinya yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I dan II.

Skandal perselingkuhan, sakit, hingga kasus korupsi menjadi alasan SBY melakukan reshuffle terhadap sejumlah menterinya. Setidaknya terdapat tiga pembantu Presiden yang dicopot lantaran menjalin cinta terlarang yang kisahnya tercium media massa. Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa.

Diawali pada September 2010 lalu, Freddy Numberi dikabarkan menjalin hubungan dengan salah seorang wartawati berinisial RR. Bahkan, istri Freddy, Anni Numberi, sempat mengadukan hal tersebut kepada Ibu Negara, Kristiani Herawati Yudhoyono. Perselingkuhan Freddy pertama kali terkuak saat salah sebuah media online menuliskan pengakuan istri Freddy secara gamblang terkait perselingkuhan suaminya.

Berdasarkan catatan Okezone, Freddy bukanlah menteri pertama yang digosipkan selingkuh. Satu bulan sebelumnya, berembus kabar bahwa Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh tengah menjalin hubungan khusus dengan sekretaris pribadinya berinisial D. Namun, hal ini dibantah keras oleh Darwin. Sayang, kabar tersebut sudah tersebar kepada banyak pihak terutama di lingkungan Kementerian ESDM. Akibat pemberitaan tersebut, D diketahui sudah mengundurkan diri dari jabatanya tanpa alasan yang jelas. Tak lama setelah itu, Darwin dicopot dan digantikan oleh Jero Wacik. Tapi lagi-lagi tidak diketahui apakah pencopotan itu terkait skandal cinta dengan D.

Menteri yang terlibat kisah perselingkuhan kembali terjadi, kali ini adalah Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Istri Suharso, Carolina Kaluku, dikabarkan menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, karena tudingan selingkuh dengan wanita bernama Nurhayati Effendi. Akibat pemberitaan yang masif, Suharso memilih untuk mengundurkan diri dari jabatanya. SBY memilih rekan satu partai Suharso yaitu Djan Faridz sebagai penggantinya. Saat serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kemenpera pada Oktober 2011 lalu, Suharso tak didampingi Carolina, melainkan oleh istri barunya, lantaran sang mantan istri dikabarkan sakit.

Selanjutnya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang divonis mengidap kanker paru sejak Oktober 2010. Sejak saat itu dia telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun, dan resmi mengundurkan diri dari jabatanya pada 26 April 2012. Kondisinya terus menurun, hingga akhirnya Tuhan berkehendak lain. Endang meninggal dunia pada 2 Mei 2012 setelah dirawat di RSCM selama satu bulan. SBY memilih Nafsiah Mboi sebagai penggantinya.

Dan terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Pria berkumis ini mengundurkan diri dari jabatanya pada 7 Desember 2012, satu hari setelah KPK mengumumkan pencegahannya ke luar negeri. Adiknya, Andi Zulkarnain Mallarangeng, juga tidak diizinkan ke luar negeri selama enam bulan ke depan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas pemintaan KPK. Hal ini dilakukan menyusul status mantan juru bicara presiden itu sebagai tersangka dalam kasus pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

URL : https://bogornewsandsport.blogspot.com/2012/12/kasus-perselingkuhan-dan-korupsi-warnai.html